Saturday, May 1, 2010

HSPA+ 42Mbps Indosat Pertama di Asia

Indosat meluncurkan layanan internet HSPA+ berkecepatan downlink 42 Mbps yang diklaim pertama di Asia. Sementara kecepatan Up Link mencapai kecepatan 11 Mbps.

"Hari ini kita mulai mengkomersialisasikan kecepatan downlink 42 Mbps, dan bukan trial, dan ini pertama di Asia," kata Chief Wholesale and Infrastructure Officer and Director Indosat Fadzri Sentosa saat peluncuran akses internet Hi-Speed DC-HSPA+ 42 Mbps di Gedung Indosat, jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (26/4/2010).

Saat ini internet berkecepatan tinggi tersebut baru tersedia di Jakarta in Center City, Kantor Pusat Indosat, Monas, Thamrin, JHCC, Menteng, Gambir, Petamburan, Cikini, Cideng, Tanah Abang, Roxy, Tomang, dan Kwitang. Saat ini lebih dari 62 node B melayani HSPA+ ini.

Dikatakan Fadzri, saat ini pelanggan 3G telah mencapai sekira 1,5 juta pelanggan dengan coverage mencapai 28 kota. Tahun 2010 mendatang kami menargetkan 2,5 juta pelanggan 3G hingga akhir 2010.

"Tahun ini kita akan mengcover sekira 90 kota, tentunya kami akan mengcover semuanya. Saat ini yang pertama adalah Jabodetabek, Surabaya, dan Denpasar," kata Group Head Brand Marketing Indosat, Teguh Prasetya.

Dikatakan Teguh, akses internet berkecepatan tinggi ini pertama kali di dunia, diadopsi oleh Telstra di Australia.

"Setahap lagi kita bisa mencapai 4G yang mencapai 100 Mbps, dengan dual carrier, 5 MHz ditambah 5 MHz bisa dipakai bersama kita bisa menyediakan akses internet berkecepatan tinggi," kata Teguh

Layanan akses internet 42 Mbps menyasar kalangan korporasi karena indosat melihat penggunaan di kalangan korporasi sangat besar. Selain itu, untuk pelanggan ritel kami juga menyasar segmen user premium. Indosat juga berupaya mengupgrade jaringannya hingga 100 Mbps beberapa tahun mendatang.

"Bila Regulasi mendukung maka 2011 kita bisa menawarkan kecepatan 80-100 Mbps," kata Teguh.

Sumber : okezone.com


Read more »

Thursday, April 29, 2010

Download Naruto shippuden 158 : The Power to Believe





Download Naruto shippuden 158 : The Power to Believe

DOWNLOAD DISINI




Read more »

Mempercepat Kinerja Windows XP

Tutorial ini di peruntukan bagi pengguna Windows XP yang ingin meningkatkan kinerja/performance komputernya, yang dapat digunakan untuk installasi baru atau installasi lama Windows XP.
Beberapa teknik dibawah ini dapat meningkatkan performa Windows XP kita dan merupakan metode yang paling aman untuk komputer kita. Berikut langkah-langkah untuk meningkatkan performa Windows XP:

1). Download dan gunakan file Registry dibawah ini. Didalam file tersebut terdapat Registry untuk Windows XP yang sudah dimodifikasi dan sangat aman untuk meningkatkan kinerja Windows. Download file RAR dari link dibawah, dan ekstrak menggunakan WinRAR:

Tweak Windows XP

Restore Default Settings (File ini digunakan untuk mengembalikan settingan ke keadaan Default)

2). Klik kanan pada Desktop dan pilih Properties, Jendela Display Properties akan terbuka dan pilih tab Appearance kemudian klik pada tombol Effects. Jendela Effects akan terbuka dan hilangkan tanda check (uncheck) pada option dibawah ini:
a.) Use the following transition effect for menus & tooltips:
b.) Show shadows under menus
Perhatikan gambar dibawah ini:



3). Klik kanan pada icon My Computer di Desktop dan pilih Properties (atau tekan tombol keyboard + ), sekarang jendela System Properties terbuka kemudian pilih tab Advanced, klik tombol Settings, seketika jendela Performance Options akan terbuka.

Sekarang nonaktifkan (disable) semua option dalam tab Visual Effects (atau klik Adjust for best performance), kemudian pilih (aktifkan) ulang beberapa option yang kita butuhkan diantaranya:
a.) Show window contents while dragging.
b.) Smooth edges of screen fonts.
c.) Use common tasks in folders.
d.) Use drop shadows on icon labels on the desktop. (untuk membuat label icon di Desktop transparan)
e.) Use visual styles on windows and buttons. (Jika kita menggunakan Tema XP)
Perhatikan gambar dibawah ini:



4). Buka Windows Explorer, pilih menu Tools dan klik sub menu Folder Options. Jendela Folder Options akan terbuka, pilih tab View dan nonaktifkan (disable) option-option dibawah ini:
a.) Automatically search for network folders & printers.
b.) Display file size information in folder tips.
c.) Display simple folder view in Explorer’s Folders list.
d.) Show encrypted or compressed NTFS files in color.
e.) Show pop-up description for folder and desktop icons.
f.) Use simple file sharing.
Option-option yang lain tidak berpengaruh terhadap kinerja sistem, kita dapat mengaktifkan atau menonaktifkannya sesuai dengan kebutuhan kita.

5). Tekan tombol keyboard +R dan ketikan services.msc dan Enter, jendela Services akan terbuka. Disini kita harus memilih service yang kurang penting dan mengubah Startup Type menjadi Manual, hal ini akan membuat program tertentu tidak akan di mulai/start bersama dengan windows. Hal ini akan membuat waktu boot menjadi berkurang dan meningkatkan kinerja sistem. Jika anda masih ragu untuk men-set service yang ada, lebih baik anda membaca manual service agar sistem kita aman. (Tutorial ini masih dalam proses)

6). Tekan tombol keyboard +R dan ketikan msconfig dan Enter. Maka jendela System Configuration Utility akan terbuka, pilih dan klik tab Startup dan nonaktifkan entri-entri yang tidak diperlukan yang tidak ingin dijalankan secara otomatis oleh sistem, sebagai contoh kita tidak perlu mengaktifkan VGA Driver utility, Sound Card Utility, dan entri lainnya untuk mempercepat waktu startup dan meningkatkan performa kinerja sistem.

7). Buka Sound & Audio Devices melalui Control Panel (atau ketik mmsys.cpl melalui RUN), jendela Sounds and Audio Devices Properties terbuka, pilih dan klik tab Sounds. Pada Sound scheme: pilih No Sounds. Atau kita bisa memilihnya dengan mengaktifkan beberapa sound yang kita sukai, tetapi jangan mengaktifkan Exit Windows, Start Windows, Windows Logoff dan Windows Logon

8). Untuk tips-n-tricks lebih lanjut, kita dapat menggunakan TweakUI, TuneUp Utilities dan gpedit.msc.

Selamat mencoba semoga berhasil…



sumber : http://dehagoblog.blogspot.com/
Read more »

Teknik Mengoptimalkan Koneksi SMART Rev.A EVDO

Beberapa hari kemarin saya mencoba mencari informasi, review, pengalaman, dan beberapa komentar dari orang-orang yang sudah mencoba akses internet melalui SMART. Saya menemukan banyak sekali timpang-tindih komentar ada yang mengatakan SMART memuaskan sampai dengan SMART menjijikkan. Sampai pada akhirnya membawa saya kepada kebingungan apakah layak saya menilai smart sebagai salah satu akses provider yang baik atau buruk.



Pada dasarnya teknologi smart-telecom disini sudah hampir maksimal, dimana dia menggunakan teknologi EVDO Rev.A frekuensi 1900Mhz yang hanya di gunakan oleh 1 provider dan di khususkan untuk jalur DATA, dimana provider yang lain menggunakan frekuensi 800Mhz untuk data dan suara. Optimal di 1900Mhz ternyata membawa sedikit kekurangan, dimana daya pancer frekuensi ini menurut beberapa sumber yang saya baca perbandingannya adalah 1:5 dibanding frekuensi 800Mhz. Misalnya frekuensi 1900Mhz mampu memancarkan signal sampai dengan 30KM maka frekuensi 800Mhz mampu memancarkan signal sampai dengan 30×5=150KM, dan juga selain itu ternyata kekuatan signal yang di pancarkan akan menghadapi masalah dimana ternyata signal 1900Mhz sangat lemah dalam menembus tembok, pepohonan, dan lain-lain. Ini akan merugikan pengguna untuk mengoptimalkan-nya. Sebenarnya smart bisa saja mengatasi masalah ini dengan membangun BTS sebanyak-banyaknya sehingga tidak ada lagi “blank spot” masalah utamanya mungkin BIAYA dimana biaya membangun BTS ini bukan seperti biaya membeli kerupuk.

Teknik mengoptimalkan sebenarnya hanya cukup dengan membuat antena penguat signal, kalau yang nggak mau repot sebenarnya bisa saja langsung beli antena wajanbolic atau antena grid dengan catatan MODEM anda HARUS support eksternal antena (bisa di sambung ke antena lain) Basic-nya seperti gambar di bawah ini:



Gambar diatas meng-ilustrasikan bagaimana sebenarnya kondisi dilapangan dimana apabila posisi client termasuk didalam jangkauan kover signal evdo dia tidak memerlukan peralatan tambahan untuk mendapatkan signal evdo yang bagus, sedangkan yang berada diluar jangkauan jika hanya mengandalkan antena internal saya rasa sangat IMPOSSIBLE untuk mendapatkan signal evdo. Karena didalam aturan jika anda berada di luar jangkauan signal evdo signal yang nda dapatkan adalah cdma 1x yang hanya mampu mentransfer data maksimal 153Kbps.

Apabila sudah kita pahami bagaimana sebenarnya proses ini kita bisa mengetahui apakah provider smart dalam hal ini telah patut di beri nilai bagus atau buruk. Dilapangan sudah terbukti bahwa koneksi internet smart ini berbasis sharing dimana semakin banyak pengguna dalam satu BTS maka otomatis akan terjadi penurunan performa atau bahkan jika sudah mencapai maksimal pengguna maka yang mencoba konek teruslah bermimpi akan terhubung jika belum ada satupun pengguna yang keluar dari jaringan.

Berikut adalah hasil percobaan speedtest dengan menggunakan sebuah antena grid untuk mendapatkan signal EVDO di BTS terdekat. Di coba oleh rata-rata komunitas orang jogja.




Perbedaan signifikan terlihat sekali dimana koneksi internet smart memang hanya membuka jalur terbesar ke link lokal. Sangat tidak kompeten untuk dunia bisnis, dimana sering menggunakan jalur internasional. Basis konsep internet sharing sehingga harga menjadi murah juga akan mengalami masalah, bayangkan apabila 1 BTS mampu menampung kira-kira 180 pengguna. Lalu semua pengguna itu menggunakan akses internet bersamaan, sedangkan gateway akses internet di BTS itu hanya terbatas, Apa yang terjadi? Saya yakin semua pasti sudah bisa menjawab.

Sumber : http://id.istanto.net

Read more »

 
Powered by Blogger