Read more »
Saturday, December 19, 2009
Legend of the Condor Heroes '08
Posted by romeocyber on 1:49 AM

Trailer Legend of the Condor Heroes '08
Download film Legend of the Condor Heroes '08.avi

makasih banyak buat silvern yg telah ngeupload film ne
Terminator Salvation
Posted by romeocyber on 1:23 AM

Trailer Terminator Salvation
Download film Terminator Salvation.avi

makasih banget buat bluedeep yg tlah ngeupload Film ini
Friday, December 18, 2009
Naruto Shippuuden episode 140 fate
Posted by romeocyber on 9:54 PM

Download Naruto Shippuuden episode 140 fate via 4shared.com

Download Naruto Shippuuden episode 140 fate via indowebster.com

Wednesday, December 16, 2009
marvell - Bila Aku
Posted by romeocyber on 12:04 AM

Lirik lagu marvell - Bila Aku
Bila Aku telah tiada mengertilah
Bila Aku telah tiada maafkanlah
Sengaja ku pelankan
Agar kakiku yang tak biasa pelan
Sejak pertengkaran semalam
Isi hatiku menangis terkarang
Terlalu banyak pertanyaan
Yang tak pernah habis engkau pertanyakan
Terlalu banyak kebimbangan
Yang tak seharusnya engkau risaukan
Download mp3 marvell - Bila Aku

Sunday, December 13, 2009
Cinta Tanpa Definisi
Posted by romeocyber on 5:48 AM
Seperti angin membadai. Kau tak melihatnya. Kau merasakannya. Merasakan kerjanya saat ia memindahkan gunung pasir di tengah gurun. Atau merangsang amuk gelombang di laut lepas. Atau meluluhlantakkan bangungan-bangungan angkuh di pusat kota metropolitan.
Begitulah cinta. Ia ditakdirkan jadi kata tanpa benda. Tak terlihat. Hanya terasa. Tapi dahsyat.
Seperti banjir menderas. Kau tak kuasa mencegahnya. Kau hanya bisa ternganga ketika ia meluapi sungai-sungai, menjamah seluruh permukaan bumi, menyeret semua benda angkuh yang bertahan di hadapannya. Dalam sekejap ia menguasai bumi dan merengkuhnya dalam kelembutannya. Setelah itu ia kembali tenang: seperti seekor harimau kenyang yang terlelap tenang.
Demikianlah cinta. la ditakdirkan jadi makna paling santun yang menyimpan kekuasaan besar.
Seperti api menyala-nyala. Kau tak kuat melawannya. Kau hanya bisa menari di sekitarnya saat ia mengunggun. Atau berteduh saat matahari membakar kulit bumi. Atau meraung saat lidahnya melahap rumah-rumah, kota-kota, hutan-hutan. Dan seketika semua jadi abu. Semua jadi tiada.
Seperti itulah cinta. Ia ditakdirkan jadi kekuatan angkara murka yang mengawal dan melindungi kebaikan.
Cinta adalah kata tanpa benda, nama untuk beragam perasaan, muara bagi ribuan makna, wakil dari sebuah kekuatan tak terkira. la jelas, sejelas matahari. Mungkin sebab itu Eric Fromm-dalam The Art of Loving-tidak tertarik atau juga tidak sanggup mendefinisikannya. Atau memang cinta sendiri yang tidak perlu definisi bagi dirinya.
Tapi juga terlalu rumit untuk disederhanakan. Tidak ada definisi memang. Dalam agama, atau filsafat atau sastra atau psikologi. Tapi inilah obrolan manusia sepanjang masa. Inilah legenda yang tak pernah selesai.
Maka abadilah Rabiah Al-Adawiyah, Rumi, Iqbal, Tagore atau Gibran karena puisi atau prosa cinta mereka. Abadilah legenda Romeo dan Juliet, Laela Majunun, Siti Nurbaya atau Cinderella. Abadilah Taj Mahal karena kisah cinta di balik kemegahannya.
Cinta adalah lukisan abadi dalam kanvas kesadaran manusia. Lukisan. Bukan definisi. Ia disentuh sebagai sebuah situasi manusiawi, dengan detil-detil nuansa yang begitu rumit. Tapi dengan pengaruh yang terlalu dahsyat.
Cinta merajut semua emosi manusia dalam berbagai peristiwa kehidupannya menjadi sublim: begitu agung tapi juga terlalu rumit. Perang berubah jadi panorama kemanusiaan begitu cinta menyentuh para pelakunya. Revolusi tidak dikenang karena geloranya tapi karena cinta yang melahirkannya. Kekuasaan tampak lembut saat cinta memasuki wilayah-wilayahnya. Bahkan penderitaan akibat kekecewaan kadang terasa manis karena cinta yang melatarinya: seperti Gibran yang kadang terasa menikmati Sayap-Sayap Patah-nya.
Kerumitan terletak pada antagoni-antagoninya. Tapi di situ pula daya tariknya tersembunyi. Kerumitan tersebar pada detil-detil nuansa emosinya, berpadu atau berbeda. Tapi pesonanya menyebar pada kerja dan pengaruhnya yang teramat dahsyat dalam kehidupan manusia.
Seperti ketika kita menyaksikan gemuruh badai, luapan banjir atau nyala api, seperti itulah cinta bekerja dalam kehidupan kita. Semua sifat dan cara kerja udara, api dan air juga terdapat dalam sifat dan cara kerja cinta. Kuat. Dahsyat. Lembut. Tak terlihat. Penuh haru biru. Padat makna. Sarat gairah. Dan, antagonis.
Barangkali kita memang tidak perlu definisi. Toh kita juga tidak butuh penjelasan untuk dapat merasakan terik matahari. Kita hanya perlu tahu cara kerjanya. Cara kerjanya itulah definisinya: karena-kemudian-semua keajaiban terjawab di sana.
Read more »
Begitulah cinta. Ia ditakdirkan jadi kata tanpa benda. Tak terlihat. Hanya terasa. Tapi dahsyat.
Seperti banjir menderas. Kau tak kuasa mencegahnya. Kau hanya bisa ternganga ketika ia meluapi sungai-sungai, menjamah seluruh permukaan bumi, menyeret semua benda angkuh yang bertahan di hadapannya. Dalam sekejap ia menguasai bumi dan merengkuhnya dalam kelembutannya. Setelah itu ia kembali tenang: seperti seekor harimau kenyang yang terlelap tenang.
Demikianlah cinta. la ditakdirkan jadi makna paling santun yang menyimpan kekuasaan besar.
Seperti api menyala-nyala. Kau tak kuat melawannya. Kau hanya bisa menari di sekitarnya saat ia mengunggun. Atau berteduh saat matahari membakar kulit bumi. Atau meraung saat lidahnya melahap rumah-rumah, kota-kota, hutan-hutan. Dan seketika semua jadi abu. Semua jadi tiada.
Seperti itulah cinta. Ia ditakdirkan jadi kekuatan angkara murka yang mengawal dan melindungi kebaikan.
Cinta adalah kata tanpa benda, nama untuk beragam perasaan, muara bagi ribuan makna, wakil dari sebuah kekuatan tak terkira. la jelas, sejelas matahari. Mungkin sebab itu Eric Fromm-dalam The Art of Loving-tidak tertarik atau juga tidak sanggup mendefinisikannya. Atau memang cinta sendiri yang tidak perlu definisi bagi dirinya.
Tapi juga terlalu rumit untuk disederhanakan. Tidak ada definisi memang. Dalam agama, atau filsafat atau sastra atau psikologi. Tapi inilah obrolan manusia sepanjang masa. Inilah legenda yang tak pernah selesai.
Maka abadilah Rabiah Al-Adawiyah, Rumi, Iqbal, Tagore atau Gibran karena puisi atau prosa cinta mereka. Abadilah legenda Romeo dan Juliet, Laela Majunun, Siti Nurbaya atau Cinderella. Abadilah Taj Mahal karena kisah cinta di balik kemegahannya.
Cinta adalah lukisan abadi dalam kanvas kesadaran manusia. Lukisan. Bukan definisi. Ia disentuh sebagai sebuah situasi manusiawi, dengan detil-detil nuansa yang begitu rumit. Tapi dengan pengaruh yang terlalu dahsyat.
Cinta merajut semua emosi manusia dalam berbagai peristiwa kehidupannya menjadi sublim: begitu agung tapi juga terlalu rumit. Perang berubah jadi panorama kemanusiaan begitu cinta menyentuh para pelakunya. Revolusi tidak dikenang karena geloranya tapi karena cinta yang melahirkannya. Kekuasaan tampak lembut saat cinta memasuki wilayah-wilayahnya. Bahkan penderitaan akibat kekecewaan kadang terasa manis karena cinta yang melatarinya: seperti Gibran yang kadang terasa menikmati Sayap-Sayap Patah-nya.
Kerumitan terletak pada antagoni-antagoninya. Tapi di situ pula daya tariknya tersembunyi. Kerumitan tersebar pada detil-detil nuansa emosinya, berpadu atau berbeda. Tapi pesonanya menyebar pada kerja dan pengaruhnya yang teramat dahsyat dalam kehidupan manusia.
Seperti ketika kita menyaksikan gemuruh badai, luapan banjir atau nyala api, seperti itulah cinta bekerja dalam kehidupan kita. Semua sifat dan cara kerja udara, api dan air juga terdapat dalam sifat dan cara kerja cinta. Kuat. Dahsyat. Lembut. Tak terlihat. Penuh haru biru. Padat makna. Sarat gairah. Dan, antagonis.
Barangkali kita memang tidak perlu definisi. Toh kita juga tidak butuh penjelasan untuk dapat merasakan terik matahari. Kita hanya perlu tahu cara kerjanya. Cara kerjanya itulah definisinya: karena-kemudian-semua keajaiban terjawab di sana.
SENANDUNG HARMONI PAGI
Posted by romeocyber on 5:37 AM
Gerbang cahaya mulai terkuak
Saat sang mentari menampakkan pesonanya di ufuk timur
Nyanyian kicauan burung menyambut hangatnya belaian sang surya
Saat itu pula buana mulai berkarya
Hembusan nafas seakan mengawali setiap harmoni kehidupan,
Menggerakkan setiap jiwa
Menggabungkan cipta, rasa & karsa dalam jiwa & raga
Menjadi suatu mahakarya dari sang maestro kehidupan
Untuk dipajangkan pada bingkai kehidupan setiap insan
Udara segar memberi harapan kepada setiap makhluk
Untuk memberikan fenomena pada kanvas bola dunia
Getaran, emosi & naluri melambai-lambai
Seolah sedang menanti dirinya untuk digerakkan oleh setiap ego
Irama & sorakan alam menyambut datangnya sang surya
Tawa sang rembulan menggema pada setiap dinding cakrawala
Gemberia karena berhasil melakukan tugasnya
Melewati misteri & keheningan kegelapan malam
Gita & harmoni kehidupan mewarnai semarak gejolak alam
Setiap insan mulai membuka lembaran baru kitab kehidupannya
Mahligai petualangan kehidupan siap tuk dilalui
Mustika rahmat & aroma cinta mengiringi perjalanan anak manusia
Bunga-bunga mulai merekah
Membuka hati terhadap datangnya hari yang baru
Bergerak mengikuti iringan sang surya
Seakan rama & shinta yang tak terpisahkan
Rayuan maut pun tak sanggup menggoyahkan sanubari
Tanah menuruti gejolak alam yang dirasakannya
Setiap esensi & elemen yang terkandung di dalamnya
Bersatu padu dalam sebuah formula kemakmuran
Yang memberi kehidupan pada setiap jiwa yang memerlukannya
Angin seakan menari-nari di tengah hiruk pikuknya irama alam
Menari dalam lantunan gemuruh alam & dalam bait-bait rona kehidupan
Bergerak maju dalam budi dan nurani setiap insan
Percikan air membasuh asa yang terdiam membisu
Memberi corak pada cita & impian
Mengalir jauh membawa semangat
Memberi arti pada bias eksotika alam semesta
Mengalir pula setetes embun
Airmata alam yang bahagia dan terharu
Melihat betapa indahnya dinamika pergantian pergerakan alam semesta di pagi
hari
Read more »
Saat sang mentari menampakkan pesonanya di ufuk timur
Nyanyian kicauan burung menyambut hangatnya belaian sang surya
Saat itu pula buana mulai berkarya
Hembusan nafas seakan mengawali setiap harmoni kehidupan,
Menggerakkan setiap jiwa
Menggabungkan cipta, rasa & karsa dalam jiwa & raga
Menjadi suatu mahakarya dari sang maestro kehidupan
Untuk dipajangkan pada bingkai kehidupan setiap insan
Udara segar memberi harapan kepada setiap makhluk
Untuk memberikan fenomena pada kanvas bola dunia
Getaran, emosi & naluri melambai-lambai
Seolah sedang menanti dirinya untuk digerakkan oleh setiap ego
Irama & sorakan alam menyambut datangnya sang surya
Tawa sang rembulan menggema pada setiap dinding cakrawala
Gemberia karena berhasil melakukan tugasnya
Melewati misteri & keheningan kegelapan malam
Gita & harmoni kehidupan mewarnai semarak gejolak alam
Setiap insan mulai membuka lembaran baru kitab kehidupannya
Mahligai petualangan kehidupan siap tuk dilalui
Mustika rahmat & aroma cinta mengiringi perjalanan anak manusia
Bunga-bunga mulai merekah
Membuka hati terhadap datangnya hari yang baru
Bergerak mengikuti iringan sang surya
Seakan rama & shinta yang tak terpisahkan
Rayuan maut pun tak sanggup menggoyahkan sanubari
Tanah menuruti gejolak alam yang dirasakannya
Setiap esensi & elemen yang terkandung di dalamnya
Bersatu padu dalam sebuah formula kemakmuran
Yang memberi kehidupan pada setiap jiwa yang memerlukannya
Angin seakan menari-nari di tengah hiruk pikuknya irama alam
Menari dalam lantunan gemuruh alam & dalam bait-bait rona kehidupan
Bergerak maju dalam budi dan nurani setiap insan
Percikan air membasuh asa yang terdiam membisu
Memberi corak pada cita & impian
Mengalir jauh membawa semangat
Memberi arti pada bias eksotika alam semesta
Mengalir pula setetes embun
Airmata alam yang bahagia dan terharu
Melihat betapa indahnya dinamika pergantian pergerakan alam semesta di pagi
hari
Killing Me Inside-Tanpa Dirimu
Posted by romeocyber on 4:52 AM

Video Killing Me Inside-Tanpa Dirimu
Download Video Killing Me Inside-Tanpa Dirimu

mp3 Killing Me Inside-Tanpa Dirimu
Download mp3 Killing Me Inside-Tanpa Dirimu

film Gamer (2009)
Posted by romeocyber on 12:29 AM

Gamer - Official Trailer
Download film Gamer (2009.avi

Terima kasih kepada nataka yg telah ngeupload film ini^^










