Saturday, October 31, 2009

*Cara Mengungkapkan Keinginan atau Pengharapan Dalam Bahasa Jepang



Sumber: Namiko Abe (my.opera.com/m_ulan_n/blog)


Dalam Bahasa Jepang, ada dua cara untuk mengungkapkan pengharapan atau keinginan. Ketika satu keinginan berkaitan dengan benda [misalnya: Saya ingin sebuah mobil, saya ingin uang dan lain-lain] maka yang dipakai adalah hoshi.

Contoh:

1.Kuruma ga hoshii desu. Saya ingin mobil.
2.Sono hon ga hoshii desu. Saya ingin buku.


Tapi ketika keinginan seseorang berkaitan dengan suatu aktivitas, [saya ingin pergi, saya ingin makan dan lain-lain], maka stem ~tailah yang dipakai.

Misalnya:

1. Sono kuruma o kaitai desu. Saya ingin membeli mobil.
2. Sono hon o yomitai desu. Saya ingin membaca buku.


Dalam situasi yang tidak resmi, akhiran desu bisa dihilangkan.

Misalnya:
1. Okane ga hoshii. Saya ingin uang.
2. Nihon ni ikitai. Saya ingin pergi ke Jepang.

Dua pola kalimat di atas cuma dipakai oleh orang pertama dan untuk bertanya pada orang kedua.
Ketika menggambarkan keinginan orang ketiga, dipakailah hoshigatte imasu atau stem kata kerja ~tagatte imasu.

Kamera ga hoshii desu. Saya ingin kamera.
Menjadi:
Ani wa kamera o hoshigatte imasu. Kakak [laki-laki saya] ingin kamera.

Kono eiga o mitai desu. Saya ingin menonton film ini.
Menjadi:
Ken wa kono eiga o mitagatte imasu. Ken ingin menonton film ini.


Perlu diingat, bahwa obyek hoshii ditandai dengan partikel ga, sedangkan obyek hoshigatte imasu ditandai dengan partikel o.
Ungkapan ~tai tidak normal dipakai untuk menanyakan keinginan atasan kita/seseorang yang memiliki jabatan di atas kita.

0 komentar:

Post a Comment

 
Powered by Blogger